Lambang Padukuhan Cageran
Logo Kelompok KKN
Kalurahan Tamanmartani · Kapanewon Kalasan · Kabupaten Sleman

Padukuhan Cageran

Padukuhan yang tumbuh dari sawah dan sejarah lisan Kyai Cager, kini berkembang lewat pertanian, peternakan, seni budaya, dan pariwisata edukatif di kawasan Anggrek Mukti dan Lumbung Mataraman.

±44,97 ha Perkiraan Luas Padukuhan
9,42 ha Kawasan Pemukiman Warga
25,5 ha Kawasan Pertanian
Dari Kyai Cager hingga kini

Sejarah Padukuhan Cageran

Perjalanan panjang sebuah padukuhan di Kalurahan Tamanmartani, dari cerita lisan hingga wujudnya hari ini.

Asal-Usul

Padukuhan Cageran berada di Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman. Menurut penuturan masyarakat setempat, keberadaannya diperkirakan mulai berkembang setelah masa kemerdekaan Indonesia, dengan Dukuh pertama diperkirakan mulai menjabat sekitar tahun 1945.

Nama “Cageran” dipercaya berkaitan dengan Kyai Cager, tokoh yang makamnya diyakini berada di sekitar kawasan Lumbung Mataraman. Cerita ini merupakan sejarah lisan yang diwariskan turun-temurun dan belum didukung catatan tertulis, namun tetap hidup sebagai bagian dari identitas Cageran.

Perkembangan Wilayah

Sebelum Kalurahan Tamanmartani terbentuk, wilayah sekitarnya terbagi menjadi empat kelurahan: Bogem, Tamanan, Pucung Sari, dan Tegalrejo. Keempatnya bergabung pada tahun 1949. Sekitar tahun 1985, pembagian wilayah RT dan RW mulai dibentuk untuk mendukung kehidupan masyarakat di tingkat lingkungan.

Kehidupan Masyarakat Dahulu

Kehidupan masyarakat Cageran dahulu banyak bergantung pada pertanian padi dan tembakau; seiring turunnya harga tembakau, sebagian petani beralih menanam jagung. Kandang sapi dan kerbau masih banyak dijumpai di sekitar permukiman, dan sebagian jalan kampung masih berupa jalan tanah hingga pembangunan mulai dilakukan pada sekitar 1980–1990-an, termasuk melalui swadaya masyarakat.

Cageran Kini

Pertanian tetap dipertahankan dan berkembang melalui berbagai kelompok dan kawasan, sementara potensi peternakan dan pariwisata mulai dikembangkan sebagai bagian dari wajah baru Padukuhan Cageran.

Garis Waktu Singkat

±1945 Perkiraan awal masa Dukuh pertama Cageran
1949 Pembentukan Kalurahan Tamanmartani
1985 Mulai terbentuk pembagian RT/RW
1980-an–1990-an Perkembangan dan perbaikan jalan kampung
Sekarang Pengembangan pertanian, peternakan, seni budaya, dan pariwisata
Sawah, ternak, dan pupuk yang kembali ke tanah

Potensi Pertanian & Peternakan

Berkembang melalui kawasan Anggrek Mukti dan Lumbung Mataraman, tempat pertanian, peternakan, dan pemberdayaan masyarakat berjalan berdampingan.

Kawasan Anggrek Mukti

Anggrek Mukti

Berdiri sejak 2009

Kawasan pertanian seluas sekitar 21 hektare dengan komoditas utama padi dan jagung. Luas lahan tiap komoditas menyesuaikan pilihan petani pada setiap masa tanam. Di luar lahan pertanian, kawasan ini juga memiliki kegiatan peternakan.

21 haLuas lahan pertanian
60 ekorSapi
40 ekorKambing
Pertanian padi
Pertanian padi
Pertanian jagung
Pertanian jagung

Lumbung Mataraman

Bagian dari Anggrek Mukti · proyek tingkat provinsi

Memiliki luas sekitar 5 hektare di atas tanah kas kalurahan, dengan identitas dan pengelolaan tersendiri. Kawasan ini terbagi menjadi tiga bagian utama.

Pertanian organik
Pertanian Organik

Fokus budidaya padi. Pupuk dari kotoran sapi, pestisida dibuat mandiri. Menggunakan tanah kas kalurahan dengan biaya sewa.

Kelompok Wanita Tani
Kelompok Wanita Tani

Dibentuk Agustus 2025. Menanam kangkung, cabai, dan kacang panjang secara semi-organik, tanpa biaya sewa lahan.

Peternakan
Peternakan

Sekitar 25 ekor sapi, mendukung ketersediaan pupuk organik bagi kawasan pertanian di sekitarnya.

Peternakan Sapi
→
Kotoran Sapi
→
Pupuk Organik
→
Pertanian Padi
Belajar, mencoba, dan menikmati Cageran

Pariwisata

Padukuhan Cageran menawarkan wisata edukasi, pertanian, seni budaya, dan rekreasi melalui Cageran Edupark serta potensi wisata lainnya, termasuk Pendopo Jemparingan.

Lumbung Mataraman
Edukasi Pertanian

Lumbung Mataraman

Mengenal kawasan Lumbung Mataraman, memperoleh edukasi pertanian, berkunjung ke lokasi, berfoto, dan mencoba praktik bertani.

Batik Anggrek Sekar
Edukasi Membatik

Batik Anggrek Sekar

Mengenal proses pembuatan batik dan mencoba membatik — mulai dari menggambar motif, mencanting, mewarnai, hingga ngelorot. Hasil batik bisa dibawa pulang.

Pendopo Jemparingan
Seni & Budaya

Pendopo Jemparingan

Pendopo Jemparingan menjadi bagian dari potensi wisata budaya Padukuhan Cageran di luar kawasan Cageran Edupark. Informasi kegiatan dan fasilitas dapat ditanyakan melalui kontak yang tersedia.

Mini River Tubing
Rekreasi Air

Mini River Tubing

Menikmati rekreasi air dan suasana lingkungan Cageran. Detail fasilitas dan paket masih menunggu informasi lanjutan.

Informasi Lainnya

Infografis dan Video

Kenali Padukuhan Cageran lebih dekat melalui infografis dan video dokumentasi.

Klik infografis untuk memperbesar. Klik video untuk menonton di YouTube.

Infografis Penduduk Padukuhan Cageran
Profil Demografi Padukuhan Cageran
Infografis Potensi Padukuhan Cageran
Potensi Padukuhan Cageran
Cuplikan video Padukuhan Cageran Tonton di YouTube
Video Padukuhan Cageran
Terhubung dengan Cageran

Kontak dan Lokasi

Ikuti informasi Padukuhan Cageran melalui Instagram dan temukan lokasinya melalui Google Maps.

Instagram Padukuhan

@padukuhan.cageran

Alamat / Lokasi

Padukuhan Cageran, Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lihat lokasi di Google Maps ↗